Reimagining Evangelism (Merombak Citra Penginjilan)

Reimagining Evangelism (Merombak Citra Penginjilan)
Penerbit: Literatur Perkantas Jawa Timur
Kode Produk: Buku
Ketersediaan: Out Of Stock
Harga: Rp. 40.000 Rp. 36.000

Penulis: Rick Richardson

Terkadang menceritakan Yesus kepada rekan-rekan Anda terasa seperti usaha untuk mencapai kesepakatan (deal) dalam sebuah percakapan jual-beli, menawarkan sesuatu kepada seseorang yang belum tentu mereka sukai. Namun bagaimana jika Anda membayangkan penginjilan lebih sebagai undangan kepada mereka untuk terlibat dalam sebuah perjalanan rohani?

Bayangkanlah bahwa Anda bebas menjadi diri Anda sendiri dan bebas dalam memberikan kesempatan pada Roh Kudus untuk berkarya dalam diri Anda. Bayangkanlah bahwa Penginjilan tidaklah bergantung semata-mata pada Anda namun Anda dapat menjadi bagian penting dalam sebuah komunitas yang bersaksi. Bayangkanlah Anda sedang menceritakan beberapa kisah kepada orang lain dan bukannya sekadar mencoba untuk mengingat-ingat sesuatu. Inilah undangan bagi Anda untuk merombak dan menemukan makna Penginjilan yang tepat bagi Anda.

 

PENULIS

RICK RICHARDSON (Ph.D., Trinity International University) adalah associate professor dan direktur program Masters in Evangelism di Wheaton College. Ia juga adalah wakil direktur nasional bidang penginjilan di InterVarsity Christian Fellowship (Perkantas Amerika). Ia pernah menjadi seorang pendeta gereja Anglikan di Amerika dan penulis banyak buku seperti Evangelism Outside the Box dan Experiencing Healing Prayer.

 

RESENSI BUKU

Delapan abad lalu, St. Fransiskus dari Assisi pernah menyampaikan sesuatu yang sangat terkenal kepada para pengikutnya bahwa "Kabarkan Injil selalu. Dan gunakanlah kata-kata bila perlu...."

Seperti yang dikatakan St. Fransiskus, cara penginjilan yang kita ketahui dan pelajari seringkali lebih berfokus bagaimana menciptakan suatu susunan kata-kata yang lancar, ringkas, mudah, dan pada akhirnya akan bermuara pada sebuah kesepakatan yaitu terima atau tolak. Apakah Anda mengingat kapan terakhir kali menginjili orang non-Kristen? Apakah kita sekedar membawa mereka pada sebuah alur metode dan percakapan yang diakhiri dengan sebuah kesepakatan untuk menolak dan menerima tanpa menawarkan undangan untuk masuk dalam sebuah perjalanan rohani akan pengenalan Injil Kristus yang utuh? Semua ini memang tidak terlepas dari pengaruh budaya populer saat ini yaitu segala sesuatu harus cepat dan tepat, belum lagi budaya Ke-Kristenan yang konsumerisme (Gereja & lembaga Kristen berlomba-lomba untuk menjadi yang terbesar dengan mengupayakan segala cara dengan membelanjakan   pernak-pernik yang menarik untuk memikat orang-orang luar sebanyak mungkin, bahkan virus konsumerisme import barang bahkan pembicara menjadi hal yang normal dan mempengaruhi pemikiran & perilaku ekonomi jemaatnya)  dan berorientasi jumlah orang-orang yang "dimenangkan" maka Injil seakan-akan menjadi sebuah “barang dagangan.” Apakah Anda ingin menyampaikan berita kabar baik kepada banyak jiwa dengan merombak pendekatan penginjilan Anda?   

Rick Richardson membuka bukunya (Merombak Citra Penginjilan) dengan sebuah pernyataan dari hasil pengamatannya bertahun-tahun bahwa penginjilan telah mendapat citra yang buruk. Muncul kesan penginjilan seperti sebuah pemaksaaan dan sebuah bentuk transaksi penjualan tiket ke surga. Tidak jarang akhirnya kita mendengar kesan di sekitar kita kalau mereka takut memberitakan kabar baik. Maka pertanyaan yang muncul adalah mengapa “kabar baik” ini justru kehilangan aspek baiknya dan kesan yang buruk sepertinya. Jika kita ingin efektif menjadi pembawa kabar baik tentu kita harus merombak citra yang ada selama ini tentang penginjilan, yaitu penginjilan sebagai usaha unutuk mencapai kesepakatan dalam sebuah percakapan jual-beli. Ia mengusulkan sebuah citra penginjilan sebagai sebuah perjalanan rohani, maka kita menjadi pemandu bagi orang-orang non-percaya untuk membimbing mereka menemukan dan mengenal cerita besar Tuhan.

Saya sangat terkesima akan sebuah konsep yang ia bagikan bahwa kita sebagai orang Kristen perlu melihat diri kita untuk berkolaborasi dengan Roh Kudus dalam memandu orang-orang dalam sebuah perjalanan rohani.  Roh kudus adalah inisiator pemberitaan Injil bukan kita, semua itu terlihat dalam Kisah Para Rasul bagaimana murid-murid Kristus yang dipenuhi Roh Kudus diberikan kemampuan dan keberanian untuk memberitakan Injil Kristus dan mereka hanya menjadi alat dari Roh Kudus. Tentulah kita dapat melihat bahwa penginjilan bukan tugas khusus bagi sekelompok orang Kristen tertentu, tetapi adalah sesuatu yang kita semua memiliki bakat dari dalam untuk mengerjakannya.

Rick juga menyampaikan sebuah pemahaman yang unik bahwa penginjilan yang tidak harus dilihat hanya sebagai peran individu, tetapi seluruh kelompok/komunitas memiliki peran yang saling melengkapi. Ia menyoroti perubahan fokus utama, dimana pusat dari proses pertobatan seseorang adalah komunitas. Jadi perubahan keyakinan tidak hanya urusan AKU dan TUHAN tetapi sebuah urusan komunitas bersama unutuk menghadirkan kesinambungan yang saling terhubung dan pengenalan yang lebih dalam. Pemuridan menjadi hal penting dan sentral dalam membawa orang dalam proses perubahan keyakinan di tengah budaya individualis. Penginjilan saat ini menurutnya juga harus diarahkan pada penginjilan komunitas bukan lagi sekedar individu melainkan sebagai kesatuan tubuh yang memiliki berbagai macam karunia yang berbeda, penginjilan akan semakin diperkaya.

Persahabatan yang mungkin selama ini menjadi salah satu langkah dalam proses menyampaikan Injil, Rick menyatakan bahwa pemberitaan kabar baik paling baik ketika kita menjadi seorang sahabat rohani. Persahabatan bukan sekedar menjadi langkah-langkah penginjilan tetapi bagaimana kita menciptakan persahabatan yang tulus sehingga Injil bisa disaksikan dan diberitakan secara natural melalui proses berelasi tersebut. Rick juga memaparkan lebih jauh mengenai bagaimana kita memahami dan mengikuti cara-cara Yesus yang di luar kotak, itulah keunikan dari pemaparan Rick bahwa Yesus dapat diberitakan dengan cara-cara yang mengejutkan dan mengguncang pemikiran orang-orang non-Kristen. Selain itu, ia mengenalkan Injil yang utuh dalam perspektif baru bahwa Injil bercerita bukan hanya keselamatan pribadi saya namun Injil juga bercerita mengenai kepedulian Allah akan seluruh isi dunia ini dan kehadiran Kerjaan Allah akan membawa transformasi bagi individu, lingkungan sosial, alam, dan seluruh isi dunia.

Membaca Merombak Citra Penginjilan akan sangat menyegarkan gambaran kita akan penginjilan, namun tidak hanya berhenti di sana, tentulah akan membawa kita untuk semakin berapi-api untuk menyampaikan kabar baik ini kepada orang-orang non-Kristen tanpa henti.  Sekarang, maukah Anda untuk membagikan sebuah undangan kepada rekan Anda dan menjadi pemandu perjalanan rohani bagi rekan Anda?

 

   

 

TINJAUAN BUKU

Buku ini memberikan suatu bahasa pada bentuk-bentuk penginjilan yang muncul dan kita lihat di banyak tempat – dari sebuah pemahaman yang diperbarui mengenai peran kita sebagai duta Kristus pada sebuah peran persahabatan, komunitas, narasi, dan ajakan dalam menolong orang lain mengenal tentang hidup baru. Pembaca akan mengalami Merombak Citra Penginjilan sebagai sebuah nafas ‘udara kosmis yang menyegarkan’!”

GEORGE G. HUNTER, PROFESSOR KEHORMATAN BIDANG PENGINJILAN, SCHOOL OF WORLD MISSION AND EVANGELISM, ASBURY THEOLOGICAL SEMINARY.

Saya menyukai pandangan Rick Richardson mengenai penginjilan sebagai sebuah perjalanan dengan orang lain yang mengarah pada Allah. Hal ini merombak perspektif lama mengenai penginjilan dengan mengajak pembacanya menyeberangi perubahan keyakinan. Sangat melegakan! Dan, bayangkan ketika ide ini dihubungkan dengan realita bahwa kita membutuhkan komunitas untuk menyelamatkan jiwa. Terang akan senantiasa menyertai para pembaca buku penting ini.”

LON ALLISON, DIREKTUR, BILLY GRAHAM CENTER, WHEATON COLLEGE

Buku ini segar, profokatif dan berwawasan. Jika Anda hampir menyerah dengan kata-kata ‘penginjilan’, biarlah Richardson mengemukakan sebuah visi baru tentang bagaimana penginjilan tampak dalam hidup Anda dan budaya zaman ini. Anda akan terkejut – dan termotivasi! Rick adalah sumber pengajaran yang dapat kau percaya; tertanam dalam pengajaran ortodoks namun terbukti lewat pengalaman.”

MARK MITTELBERG, PENULIS DAN PEMBICARA INTERNASIONAL, DAN CO-AUTHOR BECOMING A CONTAGIOUS CHRISTIAN

Aku menyukai buku ini. Buku ini begitu hangat, sarat ajakan dan cerita yang relevan. Merombak Citra Penginjilan mengajarkan dan memberi contoh bagaimana membagikan iman Anda dengan cara yang Anda – dan teman Anda sukai.”

KEVIN A. MILLER, WAKIL PRESIDEN, CHRISTIANITY TODAY INTERNATIONAL

“Merombak Citra Penginjilan adalah buku yang harus dibaca oleh tiap orang Kristen! Rick Richardson telah mengambil sebuah kata (penginjilan) yang menjadi momok bagi kebanyakan kita dan membantu kita melihatnya sebagai sesuatu yang sarat pengalaman. Merombak Citra Penginjilan sepenuhnya tentang membangun persahabatan rohani, hidup dalam komunitas dan menjalani hidup bersama dengan Roh Allah. Saya menyukai cara Rick menantang pembacanya untuk menemukan kembali jalan kembali pada Allah.”

DAVE FERGUSON, PENDETA PEMIMPIN, COMMUNITY CHRISTIAN CHURCH/NEWTHING NETWORK 

Terimalah buku ini dalam hatimu dan lakukanlah.

BRIAN McLAREN, PENULIS A NEW KIND OF CHRISTIAN

Sebuah bacaan wajib bagi orang-orang yang telah berupaya mencoba banyak program, namun tetap membutuhkan paradigma baru untuk menolong mereka mengarahkan putaran budaya dan menemukan bahwa mereka sedang berenang di dalamnya.

JIM HENDERSON, PERWAKILAN OFF THE MAP DAN PENULIS A.K.A “LOST

Terima kasih, Rick, karena membuat kita berpikir kreatif, jujur, dan berani.

LUIS PALAU, PENULIS DAN PENGINJIL

 

DAFTAR ISI

Kata Pengantar oleh Brian McLaren

Kata Pengantar oleh Luis Palau

Ucapan Terima Kasih

1: Merombak Citra Penginjilan: Pegawai Sales atau Pemandu Perjalanan?

2: Menemukan Kembali Roh Kudus: Kolaborasi versus Akifisme

3: Saksi Sebuah Komunitas

4: Seni Persahabatan Rohani

5: Kekuatan Kabar

6: Yesus di Luar Kotak

7: Kabar Baik!

8: Undangan Pernikahan: Perjalanan versus Acara 

LAMPIRAN 1: Membangun Kepercayaan di Dunia yang Multietnis

LAMPIRAN 2: Sebuah Kabar Baik: Sebuah Ilustrasi Rohani “Apa yang Menjadi Intinya?”

LAMPIRAN 3: Beberapa Model Perubahan Keyakinan

LAMPIRAN 4: Bersaksi dan Karunia-Karunia Rohani

Sample Buku :http://www.perkantasjatim.org/index.php?g=book&id=47

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek           Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Powered By OpenCart
Literatur Perkantas Jawa Timur © 2018