I Am N (Aku adalah N) - Kisah-Kisah Inspiratif dari Orang-Orang Kristen yang Berhadapan dengan Ekstremis Islam

I Am N  (Aku adalah N) - Kisah-Kisah Inspiratif dari Orang-Orang Kristen yang Berhadapan dengan Ekstremis Islam
I Am N  (Aku adalah N) - Kisah-Kisah Inspiratif dari Orang-Orang Kristen yang Berhadapan dengan Ekstremis Islam
Penerbit: Literatur Perkantas Jawa Timur
Kode Produk: Buku
Ketersediaan: Tersedia
Harga: Rp. 65.000 Rp. 58.500

Penulis : The Voice of the Martyrs*

Jumlah halaman    : 276 halaman

 

APAKAH ANDA TELAH MENYADARI HARGA DARI MENGIKUT YESUS?

Yousef, diancam oleh ibunya akan dibunuh karena memiliki Alkitab, sekarang ia justru menyelundupkan Alkitab sama seperti cara keluarganya dulu menyelundupkan narkoba.

Setelah majikan Parveen memukulinya karena ia pergi ke gereja, Parveen mulai menolong para wanita Kristen muda lainnya yang bekerja di rumah-rumah keluarga Muslim.

Abdulmasi membunuh ratusan orang Kristen di Nigeria Utara tanpa penyesalan—hingga suatu hari ia memilih hidup baru dalam iman dan mengorbankan segalanya bagi Allah yang penuh kasih.

Bagaimana kita bisa digairahkan dalam Kristus dan belajar tentang kekayaan iman dari saudara-saudara kita yang penuh iman di seluruh dunia ini? Bagaimana kita dapat berdoa bagi mereka? Dan bagaimana kisah-kisah ini terus mengajarkan pada kita tentang Allah yang terang-Nya selalu bersinar di dunia yang penuh kegelapan?

I Am N mengingatkan kita bahwa setiap kita adalah "n" atau نhuruf Arab ini digunakan oleh para Muslim radikal di Irak untuk mengidentifikasi para pengikut Yesus dari Nazaret . Di mana pun kita hidup, kita memiliki hubungan sepenanggungan yang erat dengan mereka yang dianiaya. Jadi mari bertemu keluarga mereka. Bacalah kisah hidup mereka. Kiranya iman Anda semakin dalam dan kokoh kepada Tuhan yang memberi kita keberanian untuk bersinar di dunia yang gelap dan terluka ini. 

 

PUJIAN

 “Tidak diragukan lagi bahwa Islam radikal merupakan tantangan terbesar yang dihadapi gereja sekarang ini. Pengalaman inspiratif dari gereja yang teraniaya tentunya akan membuat Anda terharu dan menitikkan

air mata, dan kemudian berlutut di hadapan Tuhan ... Iman yang berani berkorban dari para orang kudus yang mengalami penderitaan sebagaimana diceritakan dalam buku ini menunjukkan bagaimana kita selayaknya menanggapi situasi krisis ini, dan dengan berani mengasihi kaum Muslim dengan kasih Kristus.”

— Julyan Lidstone, Operation Mobilization (OM)

 

 “Gereja yang tertindas mengajari kita cara berdoa, bukan soal penganiayaan yang akan berakhir melainkan bagaimana untuk tetap taat di dalam penderitaan. Inilah doa yang diucapkan Yesus. Tidak salah untuk mendoakan ‘izinkan piala ini berlalu’ namun jangan lupa untuk berdoa kepada Bapa ‘jadilah kehendak-Mu.’”

— Nip Ripken, International Mission Board (IMB)

 

“Kata menyerah merupakan kata asing dalam Injil. Saudara dan saudariku yang harus menghadapi bahaya

dalam hidupnya saat ini sama sekali tidak menyerah. Sebaliknya, mereka berteriak ‘Bangkitlah’ dan bawalah Injil sampai ke ujung bumi walau dengan taruhan nyawa sekalipun.”

— Tom Doyle, e3 Partners

 

*The Voice of the Martyrs adalah adalah adalah organisasi nirlaba dan interdenominasi yang memberikan pertolongan secara praktis dan rohani kepada orang-orang Kristen yang dianiaya di seluruh dunia. Didirikan pada tahun 1967, the Voice of the Martyrs juga didedikasikan untuk mendukung keluarga para martir Kristen dan mengilhami seluruh orang percaya untuk memperdalam komitmen mereka pada Tuhan.

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek           Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Powered By OpenCart
Literatur Perkantas Jawa Timur © 2017