Confronting Christianity (Menantang Kekristenan)

Confronting Christianity (Menantang Kekristenan)
Confronting Christianity (Menantang Kekristenan)
Penerbit: Literatur Perkantas Jawa Timur
Kode Produk: Buku
Ketersediaan: Tersedia
Harga: Rp. 88.000 Rp. 66.000

Confronting Christianity
(Menantang Kekristenan)

12 Pertanyaan Sulit bagi Agama Terbesar di Dunia

Rebecca McLaughlin* Rebecca McLaughlin memiliki gelar PhD dalam bidang sastra periode renaissance dari Cambridge University dan gelar teologi dari Oak Hill College, London. Ia adalah rekan pendiri dari Vocable Communications dan mantan wakil presiden bidang konten dari Veritas Forum, tempat ia telah bekerja hampir sepuluh tahun dengan para akademisi Kristen di berbagai universitas terkemuka.
Jumlah halaman    : 264 halaman
Harga        : Rp. 88.000
Ukuran buku    : 14 x 21 cm


DESKRIPSI ISI BUKU

Kemerosotan Agama-Agama di Dunia Modern Terbukti Hanyalah Mitos.

Kekristenan adalah sistem kepercayaan global yang paling menyebar luas dan diyakini akan terus begitu di masa depan. Namun, bagi banyak orang terpelajar, agama yang bersandar pada Alkitab ini adalah sebuah gagasan yang berbahaya. Maka mereka berusaha menantang beberapa keyakinan mendasar orang Kristen.

Dengan menggunakan berbagai riset termutakhir, beragam kisah pribadi, dan penyelidikan Alkitab secara cermat, Confronting Christianity membahas 12 pertanyaan yang selama ini membuat banyak orang menjadi ragu untuk meyakini iman Kristen. McLaughlin berpendapat, bila kita mencermati lebih dekat maka realitas penderitaan, kerumitan persoalan seksualitas, keberhasilan ilmu pengetahuan, dan beberapa tantangan iman lainnya, sesungguhnya merupakan tanda penunjuk. Yesus bukanlah sisa-sisa peninggalan dunia kuno, tetapi justru pengharapan terbaik yang dimiliki dunia.


PUJIAN

“Buku ini wajib dibaca, bukan hanya karena ketajaman pikirannya dan kenyataan bahwa buku ini ditulis dengan indah, tetapi juga karena buku ini memiliki rasa kemanusiaan yang tulus dan berempati. Para pembaca akan menemukan dirinya dipimpin ke dalam sebuah perjalanan yang tidak hanya menantang kekristenan tetapi juga menantang diri sendiri—pandangan dunia, harapan, ketakutan, kegagalan, pencarian identitas dan kepuasan diri—dan, pada akhirnya, menantang Kristus sebagai sumber kehidupan utama yang dapat dipercaya sebagaimana yang ditetapkan Allah.”
—John C. Lennox, Profesor Emeritus Ilmu Matematika, University of Oxford
 “McLaughlin meneliti beberapa tantangan budaya tersulit terhadap kekristenan di zaman kita, dan menunjukkan dengan jelas betapa luas dan kayanya tanggapan yang diberikan kekristenan. Buku ini layak dibaca dan direnungkan.”
—Tyler J. VanderWeele, Profesor Ilmu Epidemiologi John L. Loeb dan Frances Lehman Loeb, Harvard University
“Sebuah jawaban yang cermat dan mendalam terhadap kritik dan perdebatan masa kini terkait iman Kristen memenuhi buku Rebecca McLaughlin. Ia berbicara dari pengalaman nyata mengenai tantangan-tantangan pribadi dan pikiran yang kita hadapi hari ini ketika mempertimbangkan klaim-klaim Yesus Kristus. Jawaban-jawabannya yang terbuka dan jujur terhadap pertanyaan-pertanyaan yang serius tersebut, menawarkan sebuah petualangan di jalan berbatu kehidupan nyata, bukan jalan-jalan santai dalam khayalan.” —Ian Hutchinson, Profesor Ilmu dan Teknik Nuklir, Massachusetts Institute of Technology dan penulis, Can a Scientist Believe in Miracles?

“Rebecca McLaughlin menolak tunduk kepada tantangan-tantangan terbesar terhadap iman Kristen dan menerima pertanyaan-pertanyaan tersulit dengan empati, semangat, dan pemahaman. Ia belajar luas, berpikir mendalam, dan berargumen dengan sangat meyakinkan. Buku ini adalah sumber luar biasa bagi orang-orang skeptis, peragu, dan siapa saja yang siap terlibat dalam beberapa pemikiran yang meyakinkan.”
—Sam Allberry, pendeta, apologet, dan penulis, Is God Anti-Gay? dan 7 Myths about Singleness


DAFTAR ISI

Pendahuluan

    1    Bukankah Kita akan Menjadi Lebih Baik tanpa Agama?    
    2    Bukankah Kekristenan yang Menghancurkan Kemajemukan?
    3    Bagaimana Mungkin Anda Berkata bahwa Hanya Ada Satu Agama yang Sejati?
    4    Bukankah Agama yang Menghambat Moralitas?    
    5    Bukankah Agama yang Memicu Kekerasan?
    6    Bagaimana Mungkin Anda Memahami Alkitab Secara Harfiah?
    7    Bukankah Ilmu Pengetahuan Telah Membantah Kekristenan?
    8    Bukankah Kekristenan Merendahkan Martabat Wanita?
    9    Bukankah Kekristenan Membenci Kaum Homoseksual?
  10    Bukankah Alkitab Membenarkan Perbudakan?
  11    Bagaimana Mungkin Allah yang Penuh Kasih Mengizinkan Begitu Banyak Penderitaan?
  12    Bagaimana Mungkin Allah yang Penuh Kasih Mengirim Orang-Orang ke Neraka?

Ucapan Terima Kasih

 

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek           Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Powered By OpenCart
Literatur Perkantas Jawa Timur © 2021